SEPAK-BOLA.ID — Masa depan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, di klub Italia US Sassuolo Calcio mulai menjadi bahan perbincangan menjelang bursa transfer musim panas 2026. Manajemen klub memberikan sinyal bahwa beberapa pemain utama berpotensi dilepas demi memperkuat kondisi finansial tim.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali. Ia mengungkapkan bahwa klub sudah mulai menyusun langkah untuk aktivitas transfer meskipun kompetisi musim ini masih berjalan.
“Musim masih berlangsung, tapi kami sudah mulai bergerak di bursa transfer. Kami akan menjual beberapa pemain,” kata Giovanni Carnevali, dikutip dari FCInter1908 via https://olahraga.incaberita.co.id/category/sepakbola/liga-italia/, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, Sassuolo telah memetakan sejumlah pemain yang kemungkinan besar akan dilepas pada musim panas mendatang. Namun keputusan final tetap bergantung pada nilai tawaran yang datang dari klub peminat.
“Kami sudah bisa memperkirakan siapa saja yang mungkin hengkang. Namun, itu semua tergantung kepada harga yang kami tawarkan dan seberapa besar klub pengincar memberikan penawaran,” lanjut Giovanni Carnevali.
Jay Idzes pemain andalan Sassuolo
Nama Jay Idzes termasuk salah satu pilar penting dalam skuad Sassuolo musim ini. Bek berusia 25 tahun itu bahkan menjadi salah satu pemain dengan menit bermain terbanyak di tim berjuluk Neroverdi tersebut.
Berdasarkan catatan musim ini, Jay Idzes telah mengoleksi sekitar 2.340 menit bermain. Jumlah itu menempatkannya sejajar dengan kiper utama Sassuolo, Arijanet Muric, sebagai pemain dengan durasi tampil paling tinggi di tim.
Performa konsisten Idzes membuatnya mulai menarik perhatian sejumlah klub besar di Italia. Dua raksasa Serie A, yakni Inter Milan dan AC Milan, disebut-sebut tertarik untuk merekrut bek yang juga menjadi kapten Timnas Indonesia tersebut.
Tak hanya Idzes, pemain belakang Sassuolo lainnya, Tarik Muharemovic, juga masuk radar klub-klub besar Italia. Bahkan, Muharemovic dilaporkan cukup kuat dikaitkan dengan Inter Milan menjelang jendela transfer musim panas 2026.
Situasi ini membuat Sassuolo berpotensi kehilangan lebih dari satu pemain bertahan andalannya jika tawaran yang datang dianggap sesuai oleh manajemen klub.
Bertahan bisa jadi pilihan aman
Jika tetap bertahan di Sassuolo, peluang Jay Idzes untuk terus bermain sebagai pemain inti sangat terbuka. Ia sudah menjadi bagian penting dalam skema permainan tim dan dipercaya mengisi lini belakang secara reguler.
Sebaliknya, apabila memilih pindah ke klub dengan level lebih tinggi seperti Inter Milan atau AC Milan, persaingan untuk mendapatkan tempat utama tentu akan jauh lebih ketat. Kondisi tersebut berpotensi membuat menit bermainnya berkurang.
Padahal bagi pemain yang masih berada di usia emas seperti Idzes, konsistensi bermain menjadi faktor krusial untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman di level tertinggi.
Semakin sering tampil bersama klub, kemampuan dan jam terbangnya akan terus berkembang. Hal itu tentu menjadi keuntungan besar bagi Timnas Indonesia yang mengandalkan kepemimpinan dan ketangguhan Idzes di lini belakang.
Dalam waktu dekat, Idzes juga akan kembali memperkuat Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026. Tim Merah Putih dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis national football team pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB.
Selanjutnya pada Senin, 30 Maret 2026, Timnas Indonesia akan meladeni pemenang pertandingan antara Solomon Islands national football team dan Bulgaria national football team.
Penampilan Jay Idzes dalam ajang tersebut tentu akan kembali menjadi sorotan. Selain kontribusinya untuk Timnas Indonesia, publik juga menanti bagaimana kelanjutan karier sang kapten di level klub menjelang bursa transfer musim panas 2026.




