TpAoTSd9Gfd0TpW5TpY5GUz6Td==
Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Banner Ads 970x250
Bukan Ronaldo atau Rooney! Michael Carrick Justru Sebut Sosok Ini sebagai Pemain Terbaik Manchester United

Bukan Ronaldo atau Rooney! Michael Carrick Justru Sebut Sosok Ini sebagai Pemain Terbaik Manchester United

Michael Carrick ungkap pemain terbaik Manchester United versinya. Bukan Ronaldo atau Rooney, tetapi legenda lini tengah yang mengejutkan.
Daftar Isi
×

Bukan Ronaldo atau Rooney! Michael Carrick Justru Sebut Sosok Ini sebagai Pemain Terbaik Manchester United

SEPAK-BOLA.ID — Menjalani peran sebagai pelatih interim Manchester United hingga akhir musim 2025–2026 bukanlah tugas ringan bagi Michael Carrick.

Tekanan besar di kursi panas Old Trafford membuatnya harus menghadapi beragam kritik, bahkan dari para mantan rekan setimnya sendiri.

Situasi tersebut semakin menjadi sorotan karena performa Manchester United musim ini belum sepenuhnya memuaskan publik. Carrick kerap menjadi sasaran komentar tajam dari berbagai pihak, termasuk legenda klub yang pernah bermain bersamanya.

Namun di balik berbagai kritik tersebut, Carrick memiliki pandangan yang sangat jelas mengenai siapa pemain terbaik yang pernah menjadi rekan setimnya selama berseragam Manchester United.

Menariknya, pilihan Carrick tidak jatuh kepada Cristiano Ronaldo yang memiliki koleksi Ballon d'Or, ataupun Wayne Rooney yang tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub.

Justru Carrick menunjuk Paul Scholes sebagai pemain terbaik yang pernah bermain bersamanya di Manchester United.

Duet mesin di jantung lini tengah

Pilihan Carrick terhadap Paul Scholes cukup mengejutkan sebagian penggemar. Apalagi, Scholes dalam beberapa waktu terakhir sempat melontarkan kritik keras terhadap performa Manchester United di bawah kepemimpinan Carrick.

Legenda lini tengah tersebut bahkan sempat menuliskan komentar bernada tajam di media sosial setelah Manchester United mengalami kekalahan dari Newcastle United.

Meski demikian, hal tersebut sama sekali tidak mengurangi rasa hormat Carrick terhadap Scholes. Bagi mantan gelandang timnas Inggris itu, Scholes tetaplah sosok jenius yang sulit ditandingi.

"Saya selalu menyebut Scholes karena dia berada tepat di samping saya. Sebagai mitra, dia sangat luar biasa untuk diajak bermain bersama," ungkap Carrick dalam wawancaranya bersama The Mirror sebagaimana dikutip dari https://olahraga.incaberita.co.id/category/sepakbola/liga-inggris/, dikutip Minggu (8/3/2026).

Carrick menilai hubungan kerja sama yang terjalin antara dirinya dan Scholes di lini tengah Manchester United merupakan salah satu faktor penting kesuksesan tim pada era tersebut.

Keduanya tercatat bermain bersama dalam sekitar 160 pertandingan. Dari kerja sama itu pula Carrick berhasil meraih lima gelar Premier League bersama Manchester United.

Tak sedikit yang bertanya mengapa Carrick tidak memilih nama-nama besar lain seperti Ryan Giggs, Wayne Rooney, atau Rio Ferdinand sebagai rekan terbaiknya. Namun Carrick menegaskan bahwa kedekatannya dengan Scholes di lapangan memberikan pengalaman yang berbeda.

"Saya paham (maksud orang-orang). Di sana ada Giggsy (Ryan Giggs), Wazza (Wayne Rooney), Rio (Ferdinand), saya bisa terus menyebutkan nama lainnya untuk waktu yang lama. Tapi saya punya hubungan yang luar biasa dengan Scholesy, karena bermain sangat dekat dengannya sebagai rekan duet dalam waktu yang begitu lama,” sambung Carrick.

Baginya, bermain bersama Scholes selalu menghadirkan kepuasan tersendiri karena kecerdasan dan visi permainan yang dimiliki sang legenda Manchester United.

"Saya sangat senang bermain bersamanya, dia benar-benar memberikan kepuasan tersendiri saat diajak bermain bersama dan dia adalah seorang jenius dalam apa yang dilakukannya. Saya selalu mengatakan hal yang sama setiap kali ada yang bertanya (siapa yang terbaik), saya selalu menjawab Scholesy,” tambahnya.

Menepis Messi demi sang maestro Belanda

Pandangan Carrick mengenai pemain terbaik juga tidak hanya berlaku bagi rekan setimnya. Ia juga memiliki penilaian tersendiri mengenai lawan paling tangguh yang pernah dihadapinya sepanjang karier.

Manchester United memang pernah mengalami dua kekalahan menyakitkan di final Liga Champions 2009 dan 2011 dari Barcelona yang saat itu diperkuat Lionel Messi.

Namun secara mengejutkan, Carrick tidak menyebut Messi sebagai pemain lawan paling sulit yang pernah ia hadapi.

Sebaliknya, Carrick justru menunjuk legenda Belanda Clarence Seedorf sebagai lawan paling tangguh di lapangan.

Menurutnya, saat memperkuat AC Milan, Seedorf memiliki kualitas dan pengaruh permainan yang sangat menyulitkan dirinya di lini tengah.

"Messi memang ada di jajaran atas, tapi Seedorf saat dia bermain untuk Milan (adalah yang tersulit)," imbuh Carrick.

Carrick memang mengakui bahwa Barcelona pada masa tersebut memiliki lini tengah yang luar biasa, dengan kombinasi Sergio Busquets, Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Lionel Messi yang kerap menjadi mimpi buruk bagi banyak tim.

Meski demikian, secara individu, Carrick menilai Clarence Seedorf tetap menjadi pemain yang paling memberikan tantangan besar selama dirinya berkarier di sepak bola profesional.

Banner Ads
Banner Ads 300x600
Banner Ads
CLOSE ADS
Ads Banner 160x600
CLOSE ADS
Ads Banner 160x600
CLOSE ADS
Banner Ads 970x90