TpAoTSd9Gfd0TpW5TpY5GUz6Td==
Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Banner Ads 970x250
Bintang Real Madrid Ini Pilih Buka Puasa Bareng Komunitas Maroko di Madrid

Bintang Real Madrid Ini Pilih Buka Puasa Bareng Komunitas Maroko di Madrid

Brahim Diaz menghadiri acara buka puasa komunitas Maroko di Madrid. Bintang Real Madrid ini menunjukkan sisi religius di tengah jadwal kompetisi padat
Daftar Isi
×

Bintang Real Madrid Ini Pilih Buka Puasa Bareng Komunitas Maroko di Madrid

SEPAK-BOLA.ID — Bintang Real Madrid, Brahim Diaz, memperlihatkan sisi humanis dan religiusnya di tengah kesibukan kompetisi sepak bola Eropa. Pemain berdarah Spanyol-Maroko itu terlihat menghadiri acara buka puasa bersama komunitas Maroko di Pusat Kebudayaan Islam Madrid, Spanyol.

Kehadiran Diaz dalam acara iftar tersebut bukan sekadar kunjungan formal. Ia tampak berbaur dengan warga dan menikmati suasana Ramadan yang hangat bersama masyarakat yang memiliki akar budaya serupa dengannya.

Momen tersebut memperlihatkan sisi lain dari sosok Diaz, yang biasanya dikenal publik melalui aksinya di lapangan hijau. Di tengah atmosfer Ramadan, suasana penuh kebersamaan dan tradisi kuliner khas Maroko terasa kontras dibandingkan dengan riuhnya pertandingan sepak bola yang sering ia jalani.

Nilai religius sang penyerang

Brahim Diaz lahir di Malaga pada 3 Agustus 1999. Pemain berusia 26 tahun itu tumbuh dalam lingkungan keluarga dengan latar budaya yang beragam.

Ayahnya, Sufiel Abdelkader, berasal dari wilayah Melilla, sementara ibunya merupakan warga asli Malaga, Spanyol.

Walaupun lahir dan besar di Spanyol, identitas keislaman Diaz cukup kuat. Nilai tersebut ia dapatkan dari garis keturunan keluarganya, khususnya dari sang nenek yang berasal dari Maroko.

Selain faktor keluarga, lingkungan tempat ia tumbuh juga turut memengaruhi pembentukan karakter religiusnya. Kota Malaga sendiri dikenal memiliki sejarah panjang dengan budaya Islam serta populasi Muslim yang cukup signifikan.

Karena itu, di tengah popularitasnya sebagai pemain sepak bola papan atas, Diaz tetap berusaha mempertahankan nilai spiritualnya. Salah satunya dengan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Kiprah di lapangan hijau dan persaingan ketat

Mengutip laporan https://olahraga.incaberita.co.id/category/sepakbola/liga-spanyol/, kehadiran Diaz dalam acara buka puasa tersebut menjadi momen singkat untuk melepas penat sebelum kembali fokus pada agenda kompetisi bersama Real Madrid.

Dalam waktu dekat, klub berjuluk Los Blancos itu dijadwalkan menghadapi Getafe CF dalam lanjutan kompetisi sepak bola Spanyol musim 2025–2026. Pertandingan tersebut akan digelar pada Selasa, 3 Maret 2026 pukul 03.00 WIB.

Sepanjang musim 2025–2026, perjalanan karier Diaz di stadion Santiago Bernabeu tidak lepas dari persaingan ketat di skuad utama.

Hingga saat ini, ia tercatat telah tampil dalam 25 pertandingan di berbagai kompetisi, termasuk La Liga dan Liga Champions UEFA.

Dari jumlah penampilan tersebut, Diaz berhasil menyumbangkan satu gol dan lima assist untuk timnya.

Meski dikenal memiliki kemampuan akselerasi yang tajam serta umpan jarak jauh yang akurat, kesempatan bermainnya masih terbatas. Ketatnya persaingan di lini serang membuat Diaz kerap memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Pemain yang sebelumnya pernah memperkuat Manchester City dan AC Milan itu tetap berusaha memberikan kontribusi terbaik setiap kali mendapat kesempatan tampil.

Di balik jadwal pertandingan yang padat serta tuntutan performa di level tertinggi sepak bola dunia, kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi bukti bahwa Diaz tetap berusaha menjaga keseimbangan antara kehidupan profesional dan nilai spiritual yang ia pegang teguh.

Banner Ads
Banner Ads 300x600
Banner Ads
CLOSE ADS
Ads Banner 160x600
CLOSE ADS
Ads Banner 160x600
CLOSE ADS
Banner Ads 970x90