
SEPAK-BOLA.ID — Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 diarak dari kawasan Gelora Bung Karno (GBK) menuju Bundaran HI, Jakarta, Minggu (13/9/2026), dalam rangkaian Trophy Tour dan Giant Ball Parade menjelang turnamen sepak bola resmi FIFA di kawasan ASEAN.
Parade dimulai pukul 06.00 WIB dari Pintu 6 GBK menggunakan Trophy Car dengan pengawalan sepanjang perjalanan. Rombongan membawa trofi sekaligus bola raksasa FIFA ASEAN Cup 2026 untuk diperkenalkan kepada masyarakat.
Perjalanan dibagi dalam beberapa zona. Di Zona 1, rombongan berinteraksi dengan masyarakat yang mengikuti Car Free Day (CFD), kemudian bergerak menuju Zona 2 yang memiliki titik penjemputan tamu VVIP di depan Hotel Le Méridien.
Dari sana, parade memasuki Zona 3 menuju Bundaran HI. Komunitas dan masyarakat juga dilibatkan sepanjang perjalanan menuju lokasi utama.
Rombongan dijadwalkan tiba di Bundaran HI sekitar pukul 07.15–07.35 WIB. Setelah itu, trofi dan rombongan diarahkan ke panggung utama untuk mengikuti agenda berikutnya.
Trophy Presentation di Bundaran HI
Rangkaian acara di Bundaran HI dilanjutkan dengan sambutan serta pernyataan resmi dari perwakilan penyelenggara dan tamu kehormatan. Trophy Presentation dijadwalkan berlangsung pada pukul 08.15 WIB.
Agenda kemudian diteruskan dengan sesi foto bersama yang melibatkan tamu VIP, pemain legenda, komunitas, dan para undangan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengenalan FIFA ASEAN Cup 2026 kepada publik.
Trophy Tour dan Giant Ball Parade sekaligus menjadi momentum membangun antusiasme masyarakat menjelang berlangsungnya kompetisi. Turnamen ini dijadwalkan menjadi turnamen resmi FIFA pertama yang diselenggarakan di kawasan ASEAN.
FIFA ASEAN Cup 2026 diikuti 14 negara
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan diikuti 11 negara ASEAN dan tiga negara undangan. Kompetisi tersebut akan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.
Arak-arakan trofi dari GBK menuju Bundaran HI menjadi salah satu rangkaian kegiatan menjelang dimulainya turnamen. Kehadiran masyarakat dan komunitas dalam parade menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kompetisi kepada publik di kawasan ASEAN.

